Uzur Gencarkan Sosialisasi Prokes ke Semua Sekolah

Promo menarik pada undian Data Sidney 2020 – 2021.

SATUAN Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka bersama relawan terus hidup ke sekolah-sekolah untuk menyosialisasikan aturan kesehatan (prokes) covid-19 kepada para siswa maupun guru.

Hal tersebut dikerjakan untuk memastikan para siswa & guru benar-benar disiplin dalam menerapkan prokes covid-19.

Juru bicara Satgas Covid-19 Bangka, Boy Yandra, mengatakan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengisbatkan mulai Januari tahun depan balik membuka kegiatan belajar-mengajar (KBM) dalam semua jenjang pendidikan.

“Kami ingin KBM tatap muka ini berjalan piawai dan aman tanpa ada munculnya klaster baru. Oleh karena itu, kami bersama relawan sejak Jumat (27/11) turun ke sekolah-sekolah untuk menyosialisasikan prokes covid-19, ” introduksi Boy, kemarin.

Karena saat ini KBM tatap muka terbatas masih buat jenjang SMA/SMK, pihaknya hanya melayani sosialisasi di jenjang tersebut.

“Untuk SD/SMP ini kami mulai dari guru-gurunya. Namun, untuk kesiapan sekolah, kami sudah turun guna memastikan apakah sekolah sudah menyiapkan prokes covid-19, seperti tempat pencuci tangan, hand sanitizer, alat pengukur suhu awak, dan thermogun, ” ujar Boy.

Selain itu, pihaknya juga memantau apakah ruang kelas sudah didesain pantas dengan prinsip jaga jarak. “Di dalam ruangan juga kami melihat, apakah tempat duduk siswa telah berjarak atau belum. ”

Untuk memastikan BKM tatap muka awal tahun nanti berjalan aman dan lancar, pihaknya terus melakukan pengawasan dan pemantauan ke seluruh sekolah.

Boy menambahkan, perkembangan terkini covid-19 di Bangka hingga kemarin kasus positif meningkat 256 orang dan sembuh 229 orang, sedangkan untuk kontak erat ada 1. 865 orang.

“Ayo kita semua disiplin dalam menerapkan prokes covid-19 baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Hal tersebut merupakan upaya kita bersama untuk memutuskan mata rantai penyebaran covid-19, ” tandas Boy.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian menyambut baik kebijakan pemerintah pada awal Januari 2021 menggelar sekolah tatap muka.

“Secara umum awak mendukung dibukanya sekolah tatap muka. Itu merupakan permintaan masyarakat yang sudah mulai resah selama pembelajaran jarak jauh, ” kata Hetifah, kemarin. (RF/Bay/X-3)