Unair Serahkan Obat Penawar Covid-19 ke Komite PCPEN

UNIVERSITAS Airlangga (Unair) Surabaya sudah menyelesaikan obat hasil uji klinis fase ketiga dan kombinasi obat penawar covid-19.

Pihak Unair pun menganjurkan obat tersebut kepada Komite Penanganan  Covid-19  dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN).

Penyerahan dilakukan langsung oleh Rektor Unair, Profesor Mohammad Nasih pada Kepala Staf Angkatan Daerah (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa, sekaligus Wakil Ketua Pelaksana Tim Pelaksana Komite PCPEN, di Gedung E Mabes AD, Jakarta, Sabtu (15/8).

Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono selaku Wakil Ketua Pelaksana II (PCPEN) turut hadir dalam pemberian obat hasil uji klinis obat penawar covid-19 itu.

Nasih menyebut obat kombinasi tersebut telah melalui uji klinis yang dilakukan sejak Maret sebelum diberikan kepada PCPEN. “Jadi membutuhkan waktu 5 bulan untuk sampai hari ini, ” perkataan Nasih.

Tak hanya itu, Unair sudah menguji coba lima kombinasi obat penawar covid-19 kepada sebanyak 700 pasien, sementara BPOM hanya memberi persyaratan uji klinis diuji coba kepada 600 pasien.

Di sisi lain, Andika mengatakan pihaknya mendukung lengkap obat buatan negeri itu untuk segera diproduksi secara massal.

“Tentang penerapan, rencana kami akan eksekusi meskipun kita akan mengajukan permohonan buat izin terlebih dahulu kepada BPOM, ” ujar Andika, di Gedung E Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (15/8).

Rencananya, Kimia Farma akan dipilih menjadi tempat memproduksi obat penawar covid-19 secara massal tersebut. (OL-4)