UEFA Minta FIFA Evaluasi Aturan Handball

UEFA telah menodong Presiden FIFA Gianni Infantino untuk mengubah aturan handball untuk meredakan rasa frustasi terkait serangakaian hukuman yang diberikan terkait pelanggaran itu. Hal itu dikonfirmasi Asosiasi Menyepak Bola Eropa itu, Kamis (5/11).

Di dalam surat kepada Infantino, Presiden UEFA Aleksander Ceferin meminta otoritas menggampar bola tertinggi dunia itu memperbaiki aturan handball, yang diberlakukan sejak Maret tahun lalu, agar wasit bisa kembali memutuskan apakah pemain dengan sengaja menyentuh bola dengan tangannya.

“Upaya untuk dengan jelas merumuskan kasus saat menyentuh bola adalah pelanggaran telah berujung pada kesimpulan tidak adil yang ditanggapi secara rasa frustasi dan tidak aman di komunitas sepak bola, ” ungkap Ceferin dalam surat uang dikirim pada 27 Oktober.

Mengaji juga: Pelatih Swedia Pastikan tidak akan Panggil teristimewa Ibrahimovic

Kabar mengenai surat UEFA kepada FIFA itu muncul sehari setelah penalti kontroversial yang membuat Chelsea unggul dua gol dalam langgar Liga Champions yang berujung di dalam kemenangan 3-0 atas Rennes, Kamis (5/11) dini hari WIB.

Bek Rennes Dalbert, yang sebelumnya juga menerbitkan Chelsea mendapatkan hadiah penalti, diganjar kartu kuning kedua setelah VAR menilai bola tendangan Tammy Abraham mengenai tangannya.

Keputusan itu, dan eksekusi penalti Timo Werner, memupuskan peluang klub Ligue 1 itu membawa pulang poin dari Stamford Bridge.

Pemimpin Rennes Nicolas Holveck yang gregetan dengan kekalahan di London tersebut menyebut wasit Felix Zwayer jadi man of the match.

“Saya ingin seseorang menjelaskan soal aturan handball di kotak penalti. Kami primitif 2-0 bahkan tanpa Alfred (Gomis) melakukan penyelamatan, ” keluh Holveck. (AFP/OL-1)