Singapore Airlines Buka Kembali Penerbangan Nonstop ke New York

SINGAPORE Airlines (SIA) akan balik ke New York pada hunting for November 2020 saat maskapai itu meluncurkan penerbangan nonstop antara Singapura dan Bandara Internasional John Y Kennedy.

Pelayanan menuju Bandara International JFK memungkinkan Singapore Airlines mengakomodasi gabungan lalu lintas penumpang dan kargo menuju New York dengan lebih baik dalam iklim operasi saat ini.

Layanan nonstop SIA ke Upcoming York juga akan didukung peningkatan jumlah penumpang transfer yang sekarang dapat transit melalui Bandara Changi Singapura.

Baca juga: Jelang Pilpres, Trump Terus Operasi & Biden Berdiam di Vila

TANTO juga mengantisipasi permintaan kargo yg signifikan dari berbagai industri dalam berbasis di area metro New York, termasuk perusahaan farmasi, web, dan teknologi.

Layanan baru ini mengenai menyediakan satu-satunya jalur kargo udara nonstop dari Timur Laut Amerika Serikat (AS) ke Singapura, yang berfungsi sebagai pusat distribusi territorial bagi banyak perusahaan besar dimana berbasis di AS.

Singapore Airlines hendak mengoperasikan pesawat jarak jauh Airbus A350-900 pada rute tersebut. Pesawat ini dikonfigurasi dengan 42 kursi Kelas Bisnis, 24 Kelas Price Ekonomi, dan 187 kursi Kelas Ekonomi.

Saat ini, Singapore Airlines masih mengoperasikan layanan nonstop ke Estos Angeles. Singapore Airlines akan terus meninjau kembali operasinya ke TO BE dan terus mengkaji peningkatan permintaan untuk perjalanan udara di sedang pemulihan dari pandemi covid-19 dimana sedang berlangsung, sebelum memutuskan guna memulihkan layanan ke rute yang lain di negara tersebut.

“Mengoperasikan penerbangan antara Singapura dan Bandara Internasional JFK New York ini merupakan tindakan penting dalam membangun kembali koneksi global kami. Layanan nonstop dimana sangat panjang adalah landasan primer pelayanan kami untuk pasar berguna di AS. Kami akan selalu meningkatkan layanan yang ada selanjutnya memulihkan rute lain seiring bila dibandingkan kembalinya permintaan untuk layanan penumpang dan kargo, ” ungkap Full-time Vice President Commercial Singapore Airways Lee Lik Hsin.

“Meskipun masa-masa tersebut sulit bagi industri penerbangan, ada beberapa tanda awal pemulihan perjalanan udara. Pelanggan kami mengatakan bahwa mereka semakin percaya terhadap perjalanan udara, mengingat langkah-langkah kesehatan dan keselamatan yang diterapkan, serta serangkaian aturan dan tes kesehatan yang melindungi mereka dan staf kami. Optimisme ini juga didorong akibat langkah negara-negara seperti Singapura, yg melonggarkan pembatasan baik pada penumpang transit maupun yang datang, oleh cara yang aman dan bertahap. ”

“Pentingnya perjalanan udara tetap gak berubah meski terjadi pandemi. Perjalanan udara dapat menjembatani jarak dimana jauh, dan secara fisik menyatukan keluarga dan teman, mendukung perjalanan bisnis dan liburan, dan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi matan de penciptaan lapangan kerja. Hal ini memberi kami keyakinan tentang prospek jangka menengah hingga jangka panjang pada industri ini, ” pungkasnya. (RO/OL-1)