RSUD Penuh Pasien Covid-19, Pemda Bintuni Siapkan 2 Tempat Isolasi

DENGAN  Rumah Sakit Ijmal Daerha (RSUD) di Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat, dipenuh pasien covid -19,   Negeri Daerah (Pemda) Teluk Bintuni menyiapkan dua tempat isolasi bagi anak obat covid-19.  

Langkah serius tersebut diambil saat  Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw bersama Wakil Bupati Matret Kokop serta Kapolres, Kajari & Kasdim Bintuni melakukan kunjungan kei Asrama Pusat Pelatihan Teknik Pabrik dan Migas  (P2TIM) Teluk Bintuni dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat serta Kampung (DPMK)  yang terletak pada Jalur 9 Kampung Banjar Ausoi SP 4 

Kepada media, Petrus Kasihiw mengungkapkan bahwa saat ini terekam 99 pasien positif C-19 dengan diisolasi secara mandiri di sendi masing-maisng. Dengan harapan jangan datang isolasi mandiri justru  terjadi transmisi baru,   Pemda Teluk Bintuni mengambil langkah untuk mengisolasi pada dua tempat.

“Saat ini kapasitas panti sakit sudah tidak mampu teristimewa menampung 99 pasien yang positif  covid-19, maka besok akan dipindahkan ke dua tempat ini, ”ujar Petrus

Lebih lanjut, Petrus mengatakan pihaknya akan melakukan berbagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Pada tanggal 15 September  kemarin kami sudah menandatangani surat edaran terpaut PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar)  total. SBB Total ini sah selama satu  bulan, ” nyata Bupati Bintuni.

Untuk mengoptimalkan pelaksanaan PSBB, Pemda Bintuni akan kerja sepadan semua pihak. “Kita semua diimbau agar sama-sama memberikan dukungan serta kerjas ama seperti saat penularan gelombang tahap pertama, agar mampu menurunkan eskelasinya, ” ujar Petrus.

Ia jugemenegaskan bahwa Pemda Bintuni selalu siap menanggulanggi dampak ekonomi. “Karena wabah ini merupakan lawan kita bersama, ” pungkas Bupati Bintuni. (MS/OL-09).