RSUD Cengkareng dan Pasar Minggu telah tidak Terima Pasien Umum

KEPALA Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI Jakarta, Widyastuti, mengatakan, RSUD Pasar Minggu di Jakarta Daksina dan RSUD Cengkareng di Jakarta Barat, tidak melayani perawatan anak obat bukan penderita covid-19 mulai pekan depan.

Sebab, kedua rumah sakit itu hendak dijadikan rumah sakit khusus pengerjaan covid-19. Saat ini pelayanan pasien masih dibagi dua yakni mulia gedung untuk pasien covid-19 dan gedung lainnya diperuntukkan pasien non-covid-19.

Baca juga: Pasien Covid-19 Tewas Setelah Lompat dari Lantai 13 RSUI Depok

“Contohnya RSUD Cengkareng ada bangunan terpisah yakni kepala khusus pasien covid-19 dan gedung satu lagi perawatan pasien umum. Tapi pekan depan sudah tak bisa menerima pasien umum, menjelma full (pasien) covid-19 di (RSUD) Pasar Minggu dan Cengkareng, ” kata Widyastuti saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (3/9).

Widya menjelaskan, pasien non-covid-19 di kedua rumah sakit tersebut akan dipindahkan ke rumah melempem lain di sekitarnya guna mendapatkan perawatan medis.

“Pasien umumnya nanti harus dipindahkan dan assessment ke rumah lara lain. Kami akan melakukan pemetaan per kota untuk penguatan jejaring di rumah sakit sekitarnya, ” ujar Widya.

Proses pemindahan pasien non-covid-19 diharapkan bisa dilakukan secepatnya supaya perawatan medis tidak terputus.

“Terutama untuk pasien atau kasus tertentu yang membutuhkan pelayanan secara terus menerus karena tidak boleh putus. Ini kan harus kami lakukan cara pemindahan yang membutuhkan waktu tidak dalam waktu cepat, kami siapkan proses pemindahannya, ” ujar Widya.

Tak hanya menyediakan rumah sakit istimewa covid-19, Pemprov DKI Jakarta pula tengah menyiapkan regulasi agar segenap pasien covid-19 bisa diisolasi dalam rumah sakit maupun tempat dengan disediakan pemerintah.

Dengan begitu, lanjutnya, nanti tidak akan ada isolasi mandiri bagi pasien covid-19 meski hanya bergejala ringan atau tanpa fakta.

Pertimbangan peniadaan isolasi mandiri di sendi karena ditemukannya klaster rumah nikah. Fakta lainnya adalah ada pasien isolasi mandiri yang tidak melakukan prosedur dengan baik dan benar.

Baca juga: Simulasi Protokol Kesehatan di Tempat Per Malam Akan Dilakukan

Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta bakal sepenuhnya bertanggungjawab mengisolasi pasien di lokasi yang telah ditentukan, baik di vila sakit maupun Wisma Atlet.

Sedangkan ketersediaan tempat tidur bagi pasien covid-19 di Jakarta telah terisi bertambah dari 70%. Padahal, idealnya daya tempat tidur di rumah melempem rujukan hanya terisi di bawah 60%. (Ssr/A-3)