Perkara Calon Hakim MA, Biden Miring Trump Salah Gunakan Jabatan

KANDIDAT Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat Joe Biden, Minggu (20/9), menuding kiprah Presiden Donald Trump yang tergopoh-gopoh mengisi posisi hakim Mahkamah Agung, dua bulan sebelum Pemilu GANDAR, sebagai penyalahgunaan jabatan.

Upaya mempercepat pengesahan Senat dalam pemilihan hakim Mahkamah Agung mendapat kecaman dari Partai Demokrat.

Dua senator dari Partai Republik juga telah mengungkapkan keberatan itu atas langkah terburu-buru mencari pengganti Ruth Bader Ginsburg yang wafat dunia pada Jumat (18/9) dalam usia 87 tahun.

Baca selalu: AS Catat Rekor Lebih Dari 1 Juta Ulangan Covid-19 dalam Sehari

Biden, saat berbicara di Philadelphia, menuding Trump menyalahgunakan posisinya dengan berusaha menghantam proses pemilihan hakim MA.

“Saya rasa para pemilih tidak akan membiarkan penyalahgunaan kekuasaan, penyalahgunaan konstitusi ini, ” tegas Biden yang mendesak Senat untuk tidak melakukan pengesahan hakim pilihan Trump sebelum Pemilu, 3 November mendatang.

“Jika Donald Trump lulus pemilu, Senat bisa mengesahkan ketua pilihannya. Jika saya yang lulus, hakim pilihan Trump akan dibatalkan, ” ungkap mantan wakil pemimpin di era Barack Obama itu. (AFP/OL-1)