Itu Wilayah di Jakarta yang Terhenti

BADAN Penanggulangan Kesengsaraan Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan genangan masih terjadi di kira-kira titik di wilayahnya. Informasi banjir pada hari ini, Selasa (22/9), pukul 06. 00 WIB, ada 49 wilayah di tingkat rukun tetangga (RT) yang terdampak.

Kepala Induk Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati mengatakan BPBD melaporkan ada 15 jiwa mengungsi setelah banjir terjadi di beberapa titik, Senin (21/9) malam.

“Pantauan terkini wilayah yang masih terjadi paluh di Jakarta Timur dengan 23 RT (ketinggian air genangan 10 sampai dengan 100 cm), Jakarta Barat 14 RT (10 datang dengan 80 cm), Jakarta Selatan 10 RT (10 sampai dengan 40 cm), Jakarta Utara 1 RT (20 sampai dengan 50 cm) dan Jakarta Pusat satu RT setinggi 20 cm, ” kata Raditya melalui keterangan tertulisnya, Selasa (22/9).

Sementara itu, petugas sudah menyiapkan pos pengungsian di 4 lokasi yaitu di musala Riyadhul Saadah di Kelurahan Kembangan Melahirkan, PT. Delta Laras Wisata dalam RW. 07 Kelurahan Rawajati, Puskesmas Rawajati 2 di RW. 07 Kelurahan Rawajati dan halaman vila dinas, RW. 07 di Kelurahan Rawajati.

Baca juga:   Banjir di Bidara Cina Mulai Surut

Berikut ini pantauan sementara paluh beberapa titik yang terjadi di Jakarta Barat hingga pukul 06. 00 WIB antara lain pada Kecamatan Palmerah, Kebon Jeruk, Grogol, Kembangan dan Cengkareng.

“Sebaran titik paluh paling banyak terjadi di Kecamatan Cengkareng dengan ketinggian beragam kurun 10 hingga 30 cm, ” ujarnya.

“Prakiraan cuaca harian dari BMKG menginformasikan masih adanya hujan rendah di wilayah DKI Jakarta, ” pungkasnya. (OL-5)