Invalid Proyek Kereta Api, Malaysia Bayar Rp1 Triliun ke Singapura

Promo menarik pada undian Data Sidney 2020 – 2021.

MALAYSIA telah membayar kompensasi kepada Singapura lebih dari US$76 juta (Rp1 triliun) setelah pembatalan jalur kereta berkecepatan tinggi yang kontroversial antara tetangga sesudah bertahun-tahun negosiasi dibatalkan. Andong api sepanjang 350 kilometer itu diharapkan memangkas zaman perjalanan antara negara tanah air itu dan ibu kota Malaysia Kuala Lumpur menjadi 90 menit dari empat jam atau lebih secara mengendarai mobil saat tersebut.

Namun keduanya membatalkan order tersebut pada Desember sesudah gagal menyetujui perubahan yang diusulkan oleh pemerintahan baru Malaysia. Kedua negara mempunyai hubungan yang retak semenjak Malaysia mengusir Singapura lantaran federasi pada 1965 sebagai bekas jajahan Inggris.

Malaysia membayar Sg$102, 8 juta (US$76, 3 juta) ke Singapura untuk mengganti ongkos yang dikeluarkan untuk rencana tersebut, kedua pemerintah mengucapkan dalam pernyataan bersama. Mereka mengatakan jumlah tersebut merupakan penyelesaian penuh dan final sehubungan dengan penghentian perjanjian bilateral untuk mengembangkan salur tersebut.

Singapura menandatangani kesepakatan untuk membangun jalur gerobak peluru pada 2016 secara pemerintahan perdana menteri saat itu Najib Razak. Kadar proyek itu diragukan sesudah Najib dikalahkan dalam pemilihan umum dua tahun kemudian.

Perdana Menteri baru, Mahathir Mohamad, mengatakan dia mau membatalkan proyek tersebut. Tersebut menjadi bagian dari upaya untuk meninjau proyek infrastruktur besar dalam upaya memutuskan utang negara.

Konstruksi kemudian ditangguhkan selama dua tahun atas permintaan Malaysia. Order tersebut akhirnya dibatalkan setelah runtuhnya pemerintah koalisi Mahathir tahun lalu. (AFP/OL-14)