Gempuran Udara Israel Sasar Iran pada Suriah, 10 Tewas

PESAWAT tempur Israel menggempur Suriah pada Rabu (18/11) yang menetapkan militer Iran yaitu Pasukan Quds. Akibatnya, 10 pejuang Suriah & asing. Tentara Israel menyebutnya tersebut sebagai serangan balasan setelah alat peledak ditemukan di dekat satu diantara pangkalannya di Dataran Tinggi Golan yang diduduki.

Serangan udara itu berlaku beberapa jam sebelum Menteri Sungguh Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo mendarat di Israel untuk cakap, termasuk tentang Iran. Ini jalan akan menjadi kunjungan terakhirnya ke sekutu setia Amerika tersebut pra Presiden Donald Trump meninggalkan jabatannya.

Pernyataan militer Israel mengatakan jet tempurnya semalam telah mencapai target tentara milik Pasukan Quds Iran serta angkatan bersenjata Suriah. Pasukan pilihan Quds merupakan cabang operasi asing utama dari Pengawal Revolusi Iran.

“Sasarannya termasuk fasilitas penyimpanan, markas luhur, dan kompleks militer serta aki rudal kendali darat ke udara milik Suriah, ” kata pemberitahuan itu.

Kantor berita negara Suriah SANA mengutarakan serangan itu telah menewaskan tiga tentaranya dan melukai lainnya.

Kelompok pemantau Pengamatan Hak Asasi Manusia Suriah (Syrian Observatory for Human Rights) mengatakan 10 orang tewas, termasuk pejuang asing serta tentara Suriah. “Orang asing itu termasuk lima pejuang yang kemungkinan besar orang Iran dan termasuk pasukan Quds serta dua pejuang pro-Iran dengan kewarganegaraan yang belum ditentukan, ” kata pemantau yang berbasis di Inggris itu.

Israel telah melakukan ratusan serangan udara dan rudal dalam Suriah sejak perang saudara meletus di sana pada 2011. Itu menargetkan pasukan Iran dan Hizbullah Libanon serta pasukan pemerintah.

Pukulan balasan

Negara Yahudi jarang memberikan ada serangan individu. Tapi Israel melakukan serangan yang diakui jadi balasan atas agresi di wilayahnya.

Militer Israel mengatakan telah menemukan peledak buatan (IED) di sisi garis gencatan senjata di Dataran Mulia Golan pada Selasa (17/11_.

“Kami berbicara tentang tiga ranjau antipersonel Claymore yang ditaruh dekat posisi IDF, ” kata juru bicara militer Jonathan Conricus kepada wartawan, Rabu.

“Ini merupakan upaya lain yang dipimpin pasukan Quds Iran. Penanaman IED yang sebenarnya dilakukan oleh penduduk Suriah, tetapi panduan, instruksi, serta kontrol dilakukan oleh pasukan Quds Iran, ” katanya.

Sebagian besar penduduk Arab di Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel mempertahankan kewarganegaraan Suriah, setelah menolak tawaran Israel.

Conricus mengatakan Israel telah melakukan serangan balasan terhadap delapan sasaran terbelah di Suriah dari garis penghentian senjata di Golan sampai ke pinggiran selatan ibu kota Damaskus.

Tempat mengatakan sasaran itu termasuk tiga pusat komando Iran yakni markas besar di bandara Damaskus, markas Pasukan Quds di markas divisi ketujuh militer Suriah dan situs militer rahasia yang berfungsi sebagai fasilitas tuan rumah bagi delegasi senior Iran.

“Kami berharap sekarang pesannya jelas bahwa tidak dapat diterima rezim Suriah mengizinkan dan mentoeransi serta memfasilitasi penggunaan pasukan Iran di Suriah sebagai landasan peluncuran untuk serangan terhadap Israel. ”

Israel dan Suriah, secara teknis sedang berperang, memiliki perbatasan di sepanjang Dataran Tinggi Golan, yang diduduki oleh Negara Yahudi sejak Perang Enam Hari tahun 1967.

Iran telah menjadi sekutu utama rezim Pemimpin Suriah Bashar al-Assad selama konflik saudara yang meletus setelah penindasan brutal terhadap protes antipemerintah & menewaskan lebih dari 380. 000 orang.

Kunjungan Pompeo

Serangan suasana terjadi beberapa jam sebelum Pompeo mendarat di Israel untuk mendiskusikan Iran. Fokusnya cenderung pada ketakutan Israel terhadap kebijakan yang bertambah lembut kepada Iran setelah tadbir Trump menyerahkan kepada Joe Biden pada Januari 2021.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang menyebut Trump sebagai sekutu terkuat negaranya di Gedung Putih, memuji pemerintah untuk pendekatan garis kerasnya terhadap Iran.

Kampanye tekanan maksimum yang disebut Trump terhadap Republik Islam meliputi sanksi dan pembatalan kesepakatan nuklir dengan disepakati antara Teheran dan gaya dunia selama kepresidenan Barack Obama.

Spesialis Israel mengatakan Netanyahu prihatin bahwa presiden terpilih, mantan wakil presiden Obama, akan berusaha melibatkan kembali Iran secara diplomatis. kemungkinan Biden memulihkan kesepakatan nuklir 2015 dengan ditarik Trump dari AS.

Menteri Sungguh Negeri Bahrain Abdellatif al-Zayani serupa dijadwalkan berada di Israel untuk kunjungan pertama seorang pejabat superior negara Teluk Arab sejak mengesahkan kesepakatan normalisasi dengan Israel di 15 September. Kesepakatan itu dikutuk sebagai pengkhianatan oleh Iran dan sekutu regionalnya. (AFP/OL-14)