Fraksi di Komisi III Belom Membenarkan Terkait TGPF

Promo menarik pada undian Data Sidney 2020 – 2021.

FRAKSI-FRAKSI yang ada di Komisi III DPR belum satu suara terpaut rencana pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) terkait peristiwa janji enam anggota Front Pembela Agama islam (FPI) di km 50 pungutan Jakarta-Cikampek. Hal ini dikonfirmasi oleh Wakil Ketua Komisi III Ahmad Sahroni saat dihubungi di Jakarta, Senin (14/12).

“Komisi III untuk semantara belum membentuk TGPF tekait perisitwa tewasnya laskar FPI, ” membuka Sahroni.

Politisi NasDem ini menambahkan, Tip III menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas & mengungkapkan semua fakta terkait kronologis tewasnya anggota FPI. Komisi III akan melakukan pengawasan terhadap proses penyelidikan yang dilakukan oleh kepolisian sebagai mitra kerjanya.

“Serahkan semua pada polisi, ” ungkapnya.

Sahroni, melanjutkan seluruh pihak juga harus turut meninjau jalannya proses hukum yang dikerjakan oleh kepolisian. Termasuk pengawasan daripada lembaga independen

Baca juga: Ada Hotline Soal Rizieq, Polri Sudah Dapat 143 Laporan

“Proses penyelidikan bahkan pengejaran masih dilakukan oleh pihak kepolisian. Kita semua harus mengawasi proses yang dilakukan polisi itu secara ketat, kami Komisi III, Komnas HAM dan masyarakat semua kudu awasi, ” ujarnya.

Tetapi ia meminta agar lembaga yang turut terkebat misal Komnas HAM agar tidak sampai mengganggu jalannya proses analisis yang lebih dulu dilakukan kepolisian.

“Namun jangan sampai penyelidikan pihak selain polisi mengganggu proses kerja dengan sedang dilakukan polisi sekarang. Selesaikan dulu, kita lihat proses dan hasilnya, sehabis itu baru kita review bersama, ” sambungnya. (OL-2)