Duta Bisa Jadi Pemasar Andalan Kopi Indonesia

PARA duta diharapkan menjadi pemasar andalan produk kopi Indonesia. Mengingat komoditas ini termasuk kekuatan ekonomi domestik, sekaligus berpotensi sebagai pilar diplomasi.

“Diplomat mampu melaksanakan  marketing intellegence   dalam bidang kopi. Menahan kekuatan diaspora Indonesia dan menghubungkan pelaku usaha kopi Indonesia dengan pengusaha di negara lain, ” ujar Diplomat Ahli Utama Departemen Luar Negeri, Prayitno Atiyono, pada seminar virtual, Sabtu (5/9).

Adapun kegiatan  marketing intellegence   mencakup pencarian informasi terkait regulasi perdagangan kopi, memantau competitor, mengikuti mencari informasi tentang selera jiplakan di sebuah negara.

Baca juga:   Ekonomi Diguncang  Pandemi, Industri  Mamin  Bisa Tumbuh Positif

“Para diplomat juga diminta merintis kegiatan sama bisnis dengan pelaku jalan setempat. Termasuk aktif mempromosikan model Indonesia dengan melibatkan keberadaan diaspora, ” imbuh Prayitno.

Dia juga menodong eksportir kopi Indonesia mulai melirik pasar Amerika Latin. Apalagi kedutaan besar Indonesia di Argentina, Cile dan negara lain siap memfasilitasi promosi kopi Indonesia.

Baca pula:   Diguncang Covid-19, Penjualan Industri  Kopi  Olahan Anjlok 90%

Kesiapan mempromosikan kopi Indonesia disampaikan Caraka Besar Indonesia untuk Finlandia & Estonia yang berkedudukan di Helsinki, Ratu Silvy Gayatri. Dia menyuarakan Finlandia sebagai pasar potensial kopi Indonesia. Mengingat konsumsi kopi dalam negara itu mencapai 12 kilogram per orang per tahun.

“Indonesia memiliki banyak  speciality coffee .   Seperti, Toraja, Gayo dan Ijen, yang mempunyai ciri khas berbeda dengan jiplakan negara lainnya, ” papar Ratu.

Tetapi, kekhasan itu perlu didukung narasi terkait kebudayaan masyarakat. Dalam hal ini, kopi itu hasil penanaman dan perlu memperhatikan faktor  environment friendly . Sebab, kelompok Eropa sangat peka terhadap pengekalan alam. (Ant/OL-11)