DKI Kaji Lakukan Tes Massal Covid-19 di Kampus-Kampus

PEMPROV DKI Jakarta mengkaji untuk melakukan tes massal covid-19 serta tracing kepada para pendemo termasuk pada kampus-kampus.

Hal itu disebabkan sebagian tinggi peserta unjuk rasa menentang Omnibus Law yang berlangsung kemarin ialah mahasiswa.

Upaya ini juga sebagai modus tindak lanjut ditemukan 14 pengikut demo yang reaktif setelah dites cepat atau rapid test. Total ada 1. 105 peserta demo yang sudah mengikuti rapid test dari total 1. 192 karakter.

Menangkap juga: Polda Metro Amankan satu. 192 Orang Saat Demo Tolak Omnibus Law

“Nanti kita lihat, sejauh mana. Nanti kita identifikasi zaman 14 dari kampus mana ataupun sekolah mana. Nanti tugas Jawatan Kesehatan untuk melakukan contact tracing. Itu kan baru rapid, belakang diteruskan swab. Tahapannya begitu, ” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria atau dengan akrab disapa Ariza di Bangsal Kota, Jumat (9/10).

Sementara itu, sekitar ini rapid test baru dikerjakan oleh pihak Polda Metro Hebat yang berwenang mengamankan para pendemo yang berbuat rusuh.

“Justru itu, jika nanti ada kan, memang kita lakukan tracing. Alhamdulilah, dari Polda juga dari tadi malam, langsung melakukan testing terhadap 1. 105 itu sudah dilakukan testing semua. Jadi, kami terima kasih kepada Polda Metro yang sudah melakukan tugas dengan baik, ” imbuhnya. (OL-2)