Awak 6 Pengikut Rizieq Disebut Tersedia Bekas Tembakan Jarak Dekat

Promo menarik pada undian Data Sidney 2020 – 2021.

ENAM jenazah laskar istimewa pengawal Imam Besar Front Advokat Islam (FPI) Rizieq Shihab telah dibawa pihak keluarga dari Panti Sakit (RS) Polri, Kramat Asli, Jakarta Timur. FPI melihat situasi satu di antara enam jenazah tersebut.

“Satu yang saya lihat itu ada dugaan seperti bekas tembakan jarak dekat dari belakang besar nembus ke mata kiri kemudian dada juga tembus ke belakang lalu ulu hati tembus ke belakang, ” kata Sekretaris Bantuan Hukum FPI, Aziz Yanuar saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (9/12).

Aziz mengatakan jasad itu bernama Andi Oktiawan, 33. Aziz menyebut lima jasad lainnya juga mengalami luka tembak, bahkan luka lebam. Tetapi, dia tidak melihat langsung tubuh kelima jasad tersebut.

“(Yang lima) kami dengar bukan lihat langsung, tersebut macam-macam di dada itu tersedia beberapa, empat sampai lima tembakan nembus ke belakang. Ada dengan belakangnya agak hangus gitu tersedia yang mukanya lebam-lebam juga gitu ada, ” ungkap Aziz.

Aziz belum mau memerinci lebih jelas terkait kondisi keenam jasad laskar istimewa pengawal Rizieq tersebut. Sebab, FPI akan memberikan pernyataan resmi terkait hal itu.

Luka-luka tembak itu terlihat FPI setelah tim medis RS Polri melakukan autopsi. Pemeriksaan tubuh mayat itu diperlukan dalam proses penyelidikan.

Baca juga: KBPP Polri Apresiasi Tindakan Tegas Polda Metro Hebat

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian belum suka menanggapi terkait sejumlah luka tembak pada tubuh enam pengikut Rizieq tersebut. Dia mengaku tengah pokok pengamanan Pilkada serentak 2020.

“Fokus monitor situasi Pilkada serentak saja dulu ya. Namun, proses visum dan autopsi dilaksanakan sesuai ketentuan & SOP oleh dokter forensik RS Polri Kramat Jati, ” introduksi Andi saat dikonfirmasi terpisah.

Enam hamba Rizieq ditembak di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50, pukul 00. 30 WIB, Senin, 7 Desember 2020. Polisi mulanya menyelidiki bahan adanya pengerahan massa ke Polda Metro Jaya menyusul panggilan pemeriksaan kedua terhadap Rizieq.

Polisi memantau pergerakan FPI di titik perkumpulan di Perumahan Mutiara Nature Sentul, Bogor, Jawa Barat pukul 23. 00 WIB Minggu, 6 Desember 2020. Kemudian menemukan dua mobil mencurigakan yang ditumpangi 10 pengikut Rizieq.

Polisi mencoba memberhentikan mobil itu, namun polisi dipepet dan ditabrak. Kawula Rizieq sempat menodongkan senjata tajam dan senjata api ke penjaga. Merasa terancam, polisi menembak enam penyerang hingga tewas, sedangkan 4 lainnya melarikan diri. Laskar FPI yang tewas, yakni Andi Oktiawan, 33; Ahmad Sofiyan/Ambon, 26; Faiz Ahmad Syukur, 22; Muhammad Reza, 20; Lutfi Hakim, 25; & Muhammad Suci Khadavi, 21.

Di sisi lain, FPI mengaku tidak ada pengerahan massa ke Polda Metro Jaya. Mobil yang dibuntuti petugas disebut salah satu iring-iringan laskar istimewa pengawal Rizieq menuju agenda seruan subuh internal. (OL-2)