80. 978 Kendaraan Melintas di Pungutan Trans Sumatera Jelang Nataru

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SGP 2020 – 2021.

PT Hutama Karya (Persero) selaku pengelola Jalan Tol Mabuk Sumatera (JTTS) mencatat 80. 978 kendaraan telah melintas di ruas tol tersebut pada libur perjamuan Natal dan Tahun Baru (Nataru) per (24/12).

Direktur Operasi I Hutama Karya Suroto mengatakan lalu lin harian rata-rata (LHR) kendaraan yang melintas di JTTS mengalami pengembangan hingga 40 % dibanding status normal.

“Jumlah LHR di momen Nataru ini mengalami kenaikan 22. 987 kendaraan dari 57. 991 instrumen LHR normal sebelum nataru, menjelma 80. 978 kendaraan, ” membuka Suroto dalam keterangan resminya, Kamis (24/12).

Angka kendaraan tersebut merupakan akumulasi jumlahvendaraan yang masuk melalui Gerbang Tol (GT) Bakauheni Selatan di Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar, GT Terbanggi Besar di Ruas Terbanggi Tumbuh – Pematang Panggang-Kayu Agung, GT Palembang di Ruas Palembang-Indralaya, & GT Pekanbaru di Ruas Pekanbaru-Dumai, dan GT Blang Bintang di Ruas Sigli-Banda Aceh.

Suroto mengungkapkan, ruas tol di JTTS yang menolong LHR tertinggi yakni Ruas Pungutan Bakter dengan jumlah LHR sebanyak 39. 174 kendaraan.

Baca juga: Honda Potongan (harga) Hingga 90% Harga Suku Merancang Mobil Lawas

“Kami melihat puncak organ yang melintas adalah hari ini pukul 12. 00 WIB tadi mengingat ini merupakan hari libur pertama di momen Nataru, ” imbuhnya.

Hutama Karya, kata Suroto, selalu mengoperasikan secara fungsional Jalan Tol Medan-Binjai Seksi 1 (Tanjung Mulia-Marelan-Helvetia) Segmen Tanjung Mulia – Marelan sepanjang 4, 2 KM pada hari Rabu (23/12) kemarin mulai Pukul 15. 00 WIB.

Serta membuka Ruas Sigli – Banda Aceh Seksi 3 (Jantho-Indrapuri) sepanjang 16 KM pada pagi tadi (24/12) dengan masa operasional 12 tanda dari Pukul 06. 00 WIB hingga 18. 00 WIB tambah tidak dikenakan tarif untuk sementara.

“Setelah dilakukan Uji Laik Fungsi (ULF) pada masing-masing ruas tersebut akhirnya diputuskan untuk membuka jalur tersebut selama momen libur Nataru sebati arahan dari Badan Pengatur Berkepanjangan Tol (BPJT), ” jelas Suroto. (OL-4)